Brilio.net - Bupati Kebumen periode 2024-2029, Hj. Lilis Nuryani Fuad, meresmikan Jalan Siti Sudar beserta dua Jembatan Siti Sudar di Dukuh Grigak, Desa Plumbon, Kebumen. Infrastruktur sepanjang 2,5 kilometer ini dibangun sepenuhnya dari dana pribadi keluarga besar Sudar.

Pembangunan Mandiri Tanpa Anggaran Pemerintah

Jembatan Siti Sudar Kebumen © 2026

Jembatan Siti Sudar Kebumen
© 2026 /TikTok/@hj.lilisnuryani

Pembangunan jalan dan jembatan tersebut dibiayai secara mandiri oleh keluarga besar Sudar, termasuk proses pembebasan lahan yang turut ditanggung penuh. Infrastruktur ini dibangun untuk mempermudah akses masyarakat setempat, khususnya para petani, menuju lahan pertanian di Dukuh Grigak. Keluarga tersebut berharap jalan dan jembatan ini dapat menjadi warisan kebaikan orang tua sekaligus memberi manfaat jangka panjang bagi warga sekitar.

Pernyataan Bupati Kebumen Saat Peresmian

Jembatan Siti Sudar Kebumen © 2026

Jembatan Siti Sudar Kebumen
© 2026 /TikTok/@hj.lilisnuryani

Dalam sambutannya saat peresmian, Bupati Kebumen Lilis Nuryani Fuad menyampaikan apresiasi atas kontribusi keluarga Sudar yang meski berdomisili di Jakarta tetap memperhatikan kondisi kampung halamannya. Ia mengatakan dalam video yang diunggah pada Minggu (5/7/2026) lalu, "Meskipun tinggal di Jakarta, selalu memikirkan Kebumen."

Bupati juga menjelaskan bahwa jembatan yang diresmikan dibangun murni dari dana pribadi. Ia menyampaikan, "Ini jembatan, iya, atas dana pribadi. Alhamdulillah, ini dari Bu Sudar, jadi untuk masyarakat setempat. Saya mau mengucapkan terima kasih ya Bu, sudah dibantu Desa Plumbon."

Atas ucapan tersebut, wanita bernama Sudar yang tampak mendampingi Bupati, menjawab singkat, "Sama-sama."

Jembatan Siti Sudar Kebumen © 2026

Jembatan Siti Sudar Kebumen
© 2026 /TikTok/@hj.lilisnuryani

Lebih lanjut, Bupati menegaskan status jalan sepanjang 2,5 kilometer itu sebagai wakaf pribadi untuk warga Desa Plumbon. Ia menyampaikan, "Jalan sepanjang 2,5 kilometer ini diniatkan sebagai wakaf pribadi untuk masyarakat Desa Plumbon. Saya senang, sangat senang, bangga, dan luar biasa."

Sudar yang turut hadir dalam acara tersebut menambahkan harapannya agar kontribusi serupa terus bermunculan. Ia berkata, "Ya semoga ada yang lain lagi, lebih baik lagi, maju lagi” saat berjalan bersama Bupati.

Jembatan Siti Sudar Kebumen © 2026

Jembatan Siti Sudar Kebumen
© 2026 /TikTok/@hj.lilisnuryani

Bupati Lilis Nuryani Fuad dalam pernyataannya juga menyebut kiprah keluarga Sudar sebagai representasi nyata perantau Kebumen yang sukses namun tidak melupakan asal-usulnya.

"Contoh nyata putra daerah yang sukses di perantauan, tetapi mencintai, peduli, dan tidak pernah lupa pada tanah kelahirannya,” tutur Lilis dikutip brilio.net dari video TikTok @hj.lilisnuryani, Selasa (7/7/2026).

Makna di Balik Peresmian Jalan dan Jembatan Siti Sudar

Jembatan Siti Sudar Kebumen © 2026

Jembatan Siti Sudar Kebumen
© 2026 /TikTok/@hj.lilisnuryani

Peresmian Jalan Siti Sudar dan dua Jembatan Siti Sudar di Dukuh Grigak, Desa Plumbon, dinilai bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik, melainkan bentuk kepedulian putra daerah Kebumen yang merantau terhadap kampung halamannya. Kontribusi ini diharapkan memberi manfaat besar bagi warga, terutama dalam memperlancar akses jalan sekaligus mendorong roda perekonomian setempat.

“Peresmian Jalan Siti Sudar dan dua Jembatan Siti Sudar di Dukuh Grigak, Desa Plumbon, bukan sekadar pembangunan infrastruktur, ini adalah wujud cinta dan kepedulian putra daerah Kebumen di perantauan untuk tanah kelahirannya,” tulis Bupati menyertai unggahan videonya saat meresmikan jembatan tersebut pada Minggu (5/7/2026) lalu.

Jembatan Siti Sudar Kebumen © 2026

Jembatan Siti Sudar Kebumen
© 2026 /TikTok/@hj.lilisnuryan

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada keluarga besar Sudar atas kebaikan yang tidak hanya berwujud pembangunan jalan dan jembatan, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat Desa Plumbon. Langkah ini disebut dapat menjadi inspirasi bahwa sejauh apa pun seseorang merantau, selalu ada cara untuk kembali memberi kontribusi bagi daerah asal.