Brilio.net - Keseruan luar biasa memadati Alun-Alun Surabaya pada Selasa, (30/6). Sejak pukul 13.00 WIB, suasana tampak sangat ramai oleh pengunjung umum yang penasaran. Acara bertajuk Press Conference Sasa #MSGYangBenar, “MSG: Satu Sendok, Sejuta Mitos” resmi digelar dengan konsep yang sangat seru dan interaktif.

Tidak ada biaya tiket masuk sama sekali karena acara ini sepenuhnya gratis. Pengunjung yang datang langsung ditantang untuk menjelajahi berbagai instalasi interaktif #MSGYangBenar, menyaksikan cooking demo yang memikat, hingga mengikuti sesi taste-test langsung.

istimewa istimewa

Foto: SASA

Panggung utama terasa begitu hidup karena dipandu oleh host kondang Indra Herlambang. Edukasi penting ini juga menghadirkan barisan panelis ahli yang luar biasa, mulai dari Reisa Broto Asmoro selaku Health Expert, Mochamad Rizal, S.Gz, MS, Dietisien yang juga merupakan Health Expert, Chef Martin Praja, hingga sosok ikon kuliner Surabaya yang sangat terkenal, Bu Rudy.

Seluruh rangkaian acara dirancang untuk membuktikan bahwa pola konsumsi yang tepat bersama Sasa #MSGYangBenar adalah jawaban nyata untuk menjalani hidup yang lebih sehat dan tetap lezat.

Mitos MSG dan Faktanya

Selama puluhan tahun, Monosodium Glutamat atau MSG sering sekali dijadikan kambing hitam atas berbagai masalah kesehatan tanpa adanya landasan ilmiah yang jelas. Padahal, jika melihat realita yang ada, ancaman nyata justru datang dari konsumsi gula dan garam yang berlebihan. Melalui kampanye ini, PT Sasa Inti ingin meluruskan miskonsepsi tersebut dan menegaskan bahwa #MSGYangBenar itu sehat sekaligus lezat.

Fakta ilmiah dari U.S. Food and Drug Administration (FDA) serta World Health Organization (WHO) menunjukkan hal yang sangat mengejutkan. Kandungan natrium dalam MSG rupanya hanya sebesar 12 persen. Angka tersebut jauh lebih rendah, bahkan kurang dari sepertiga kadar natrium pada garam dapur yang mencapai 40 persen.

istimewa istimewa

Foto: SASA

Selain itu, sebuah publikasi dari Journal of Food Science mengungkapkan fakta penting lainnya. Penggunaan MSG secara tepat terbukti mampu memotong kebutuhan asupan garam dapur hingga 30 persen sekaligus meningkatkan penerimaan rasa atau palatability secara keseluruhan.

Produk penyedap ini sendiri dibuat dari bahan alami hasil fermentasi tebu. Keunggulan tersebut menjadikannya sebagai partner terbaik untuk mendukung diet sehat rendah gula dan garam tanpa harus mengorbankan kelezatan masakan. Jadi, anggapan bahwa MSG tidak aman untuk dikonsumsi setiap hari jelas terbukti sama sekali tidak berdasar. Keamanannya sudah tidak perlu dipertanyakan lagi.

Kolaborasi Sasa dan Pedagang Kaki Lima Nasi Goreng Legendaris

Bukti nyata keamanan produk ini sebenarnya sudah hadir di Indonesia selama lebih dari 50 tahun untuk melezatkan dapur setiap keluarga lintas generasi. Pada kesempatan kali ini, eksistensi tersebut dipertegas lewat sebuah kolaborasi yang sangat menarik bersama para pedagang kaki lima atau hawkers nasi goreng legendaris di Surabaya.

Pengalaman matang dari para pedagang yang sudah berjualan selama puluhan tahun menjadi bukti konkrit bahwa MSG aman sekaligus esensial demi menjaga konsistensi rasa masakan dari generasi ke generasi.

istimewa istimewa

Foto: SASA

Di dalam kolaborasi spesial ini, para pedagang kaki lima tersebut berhasil memangkas penggunaan gula dan garam secara signifikan pada masakan yang disajikan. Pengurangan asupan ini dilakukan secara cerdas dengan menggunakan Sasa MSG, hebatnya tanpa menghilangkan rasa gurih ikonik yang selama ini menjadi ciri khas sajian khas tersebut.

Sisi menariknya lagi, pengalaman kuliner sehat ini tidak hanya berhenti dibahas di dalam ruang panelis saja. Seluruh sajian hasil kolaborasi tersebut dapat langsung dinikmati oleh para pengunjung umum di Alun-Alun Kota Surabaya secara gratis.

"Kami ingin menggeser percakapan publik. MSG bukan musuh, melainkan solusi memasak praktis bagi keluarga Indonesia agar makanan sehat dan bergizi semakin lezat. Mitos-mitos yang beredar di masyarakat tentang MSG itu seringkali keliru dan salah kaprah. Pada momen ini, kami ingin mengedukasi masyarakat terkait penggunaan #MSGYangBenar dengan mematahkan mitos-mitos MSG yang ada, untuk mendukung edukasi ini, kami menyediakan website msgyangbenar.sasa.co.id agar masyarakat dapat menvalidasi mitos vs fakta seputar MSG" ujar Albert Dinata, Head of Marketing PT Sasa Inti.