Brilio.net - Dunia pendidikan Provinsi Lampung mencatatkan capaian baru di tahun 2026. Seluruh siswa kelas XII SMAN 14 Bandar Lampung yang berjumlah 284 orang dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), tanpa terkecuali.
Kabar ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa-Rabu (26-27/5/2026).
Naik Signifikan dari Tahun Sebelumnya
Keberhasilan tahun ini dinilai sebagai rekor tersendiri bagi SMAN 14 Bandar Lampung. Pada tahun ajaran sebelumnya, tingkat penerimaan siswa sekolah tersebut ke PTN baru menyentuh angka 89 persen.
"Untuk penerimaan siswa SMAN 14 Bandar Lampung tahun kemarin mencapai 89 persen, namun tahun 2026 seluruhnya diterima atau 100 persen," ujar Thomas, sebagaimana dilansir brilio.net dari laporan Liputan6, Kamis (4/6/2026).
SMAN 14 Bandar Lampung lolos PTN 2026
© 2026 /lampungprov.go.id
Capaian ini, menurut Thomas, bukan hasil kerja satu pihak semata. Kontribusi sekolah, para guru, siswa, orang tua, hingga pemerintah daerah menjadi bagian dari keberhasilan tersebut.
"Alhamdulillah, SMA Negeri 14 Bandar Lampung dengan jumlah delapan rombongan belajar atau sebanyak 284 siswa, semuanya diterima di PTN. Ini hasil kerja sama seluruh pihak untuk mencari treatment terbaik bagi siswa," katanya.
Perjuangan di Balik Kelulusan 100 Persen
SMAN 14 Bandar Lampung lolos PTN 2026
© 2026 /Instagram/@smanpatlasbdl
Dikutip dari Instagram Liputan6, pihak sekolah dikabarkan melakukan pendampingan akademik intensif, seperti pemetaan kemampuan siswa hingga penentuan pilihan jurusan sesuai minat dan potensi. Dengan begitu, fokus sekolah bukan hanya pada segelintir siswa, tapi justru memperluas peluang keberhasilan bagi seluruh angkatan.
Perjuangan itu tampak dari jam belajar tambahan, persiapan seleksi, pendampingan guru, hingga dukungan keluarga di rumah.
Rincian Jalur Penerimaan 284 Siswa
SMAN 14 Bandar Lampung lolos PTN 2026
© 2026 /Instagram/@smanpatlasbdl
Dari total 284 siswa yang berhasil masuk PTN, sebaran jalur penerimaannya adalah sebagai berikut:
- 70 siswa diterima melalui jalur SNBP
- 54 siswa lolos lewat jalur SNBT
- 153 siswa diterima melalui SPAN PTKIN
- 7 siswa masuk lewat jalur prestasi
Jumlah Siswa Lampung di PTN Ikut Melonjak
Tidak hanya SMAN 14 Bandar Lampung, angka penerimaan siswa SMA Lampung secara keseluruhan melalui jalur SNBT 2026 juga mengalami peningkatan yang cukup berarti dibanding tahun sebelumnya.
"Tahun lalu jumlah siswa yang diterima sekitar 4 ribu orang. Per hari ini data yang sudah masuk mencapai lebih dari 5 ribu siswa, meskipun belum seluruh sekolah melakukan input data," jelas Thomas, masih dikutip dari sumber yang sama.
Thomas menilai tren positif ini mencerminkan perkembangan mutu pendidikan di Lampung yang terus bergerak ke arah lebih baik.
Siswa dari Liwa hingga Pesisir Barat Tembus UI dan ITB
Yang menjadi perhatian tersendiri, sejumlah siswa dari wilayah yang selama ini dianggap bukan pusat pendidikan, seperti Liwa dan Pesisir Barat, berhasil menembus kampus-kampus bergengsi nasional, termasuk Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), hingga Institut Teknologi Bandung (ITB).
"Sekolah-sekolah di Liwa hingga Pesisir Barat juga berhasil mengantarkan anak didiknya masuk kedokteran, bahkan diterima di UI dan ITB. Ini menjadi wujud kerja keras kita bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Lampung," ungkapnya.
Pemprov Lampung Perkuat Fondasi Pendidikan
Di balik capaian ini, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor pendidikan sebagai bagian dari penyiapan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Thomas menekankan bahwa transformasi pendidikan tidak semata-mata berorientasi pada nilai akademik, melainkan juga pembentukan karakter generasi muda yang adaptif, inovatif, disiplin, dan berintegritas.
"Pendidikan harus mampu mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, kreatif, dan siap bersaing di era global. Karena itu, kami terus mendorong sekolah melakukan inovasi pembelajaran dan memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah," katanya, dikutip dari laman resmi lampungprov.go.id.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung saat ini menjalankan sejumlah langkah strategis, mulai dari penguatan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang transparan dan berkeadilan, peningkatan kompetensi kepala sekolah dan guru, hingga digitalisasi pendidikan dan pengembangan sekolah ramah lingkungan.
Selain itu, Pemprov Lampung juga memberi perhatian serius pada upaya menekan angka putus sekolah melalui penguatan pendidikan nonformal, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), serta SMA Terbuka agar seluruh anak di Lampung tetap mendapatkan hak pendidikan secara merata.
Thomas berharap pencapaian SMAN 14 Bandar Lampung dapat mendorong sekolah lain di seluruh Lampung untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan siswa.
"Kami akan terus bekerja keras memperbaiki kualitas pendidikan di Provinsi Lampung agar semakin banyak generasi muda yang mampu bersaing di tingkat nasional," tandasnya, dikutip dari Liputan6.
FAQ
1. Apa perbedaan jalur SNBP, SNBT, dan SPAN PTKIN dalam penerimaan PTN?
SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) menyeleksi siswa berdasarkan nilai rapor dan prestasi non-akademik. SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) menggunakan hasil ujian tertulis. Sementara SPAN PTKIN adalah jalur seleksi khusus untuk masuk ke Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) seperti UIN dan IAIN, dan dilakukan tanpa ujian tertulis berdasarkan nilai rapor siswa dari madrasah atau SMA/SMK.
2. Apakah sekolah negeri di daerah terpencil juga bisa bersaing masuk kampus elite nasional?
Ya. Dalam kasus Lampung 2026, siswa dari sekolah di wilayah Liwa dan Pesisir Barat yang berada jauh dari pusat kota berhasil diterima di fakultas kedokteran serta kampus seperti UI dan ITB. Ini menunjukkan bahwa pemerataan akses dan kualitas pembinaan di daerah turut menentukan hasil seleksi PTN.
3. Apa itu SMA Terbuka dan bagaimana perannya dalam pendidikan di Lampung?
SMA Terbuka adalah layanan pendidikan formal jenjang menengah atas yang dirancang untuk siswa yang tidak dapat mengikuti pembelajaran reguler karena berbagai keterbatasan, seperti kondisi ekonomi, jarak, atau waktu. Di Lampung, program ini menjadi salah satu instrumen Pemprov untuk menekan angka putus sekolah dan memastikan akses pendidikan yang merata.
4. Apa target Pemprov Lampung terkait pendidikan dalam konteks Indonesia Emas 2045?
Pemprov Lampung menargetkan terbentuknya sumber daya manusia yang unggul, kompetitif, dan berkarakter sebagai kontribusi daerah terhadap visi nasional Indonesia Emas 2045. Upaya yang ditempuh mencakup digitalisasi sekolah, penguatan karakter pelajar, peningkatan kualitas kepala sekolah dan guru, hingga perluasan akses pendidikan nonformal.
5. Bagaimana peran kepala sekolah dalam mendongkrak prestasi akademik siswa menurut Dinas Pendidikan Lampung?
Menurut Thomas Amirico, kepala sekolah memiliki fungsi sentral sebagai motor penggerak perubahan di satuan pendidikan. Dinas Pendidikan Lampung mendorong lahirnya kepemimpinan sekolah yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan prestasi siswa, termasuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi inovasi.


































