Brilio.net - Pengemudi ojek online (ojol) bernama Mulyadi mendapat sepeda motor baru setelah kendaraan yang digunakannya rusak dalam insiden dengan pengemudi Toyota Alphard di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan. Motor tersebut diberikan setelah video kejadian yang dialaminya ramai beredar di media sosial.

Motor baru itu diserahkan kepada Mulyadi oleh Putri Zulkifli Hasan dan Uya Kuya. Penyerahannya berlangsung dengan fasilitasi Polsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Selasa (18/8/2026).

Sebelumnya, Mulyadi menjadi perhatian setelah video memperlihatkan motornya dipukul menggunakan batu oleh seorang pria usai ia disebut tidak sengaja menyenggol spion Toyota Alphard. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan RC Veteran Raya, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Selasa (18/8/2026).

ojol Mulyadi dapat motor baru © 2026

ojol Mulyadi dapat motor baru
© 2026 /Instagram/@polsekpesanggrahan; Instagram/@manangsoebeti_official

Putri serahkan motor baru untuk Mulyadi

ojol Mulyadi dapat motor baru © 2026

ojol Mulyadi dapat motor baru
© 2026 /Instagram/@polsekpesanggrahan; Instagram/@manangsoebeti_official

Dalam momen penyerahan, Putri Zulkifli Hasan memberikan satu unit sepeda motor kepada Mulyadi. Pemberian tersebut ditujukan agar Mulyadi bisa kembali menggunakan kendaraan untuk bekerja sebagai pengemudi ojol.

“Rezekinya Pak Mulyadi narik lagi. Mudah-mudahan manfaat,” ujar Putri saat menyerahkan unit motor baru untuk Mulyadi.

Bantuan tersebut diberikan setelah kondisi motor Mulyadi menjadi perhatian publik akibat video perselisihan yang beredar luas di media sosial.

Putri Zulkifli Hasan diketahui merupakan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus Wakil Ketua Komisi XII DPR RI periode 2024–2029. Ia tak sendiri, melainkan didampingi Uya Kuya yang juga politikus PAN.

Mulyadi tak tahu videonya viral

ojol Mulyadi dapat motor baru © 2026

ojol Mulyadi dapat motor baru
© 2026 /Instagram/@polsekpesanggrahan; Instagram/@manangsoebeti_official

Mulyadi sendiri mengaku tidak mengetahui bahwa insiden yang dialaminya telah menyebar luas di media sosial. Dalam pertemuan di Polsek Pesanggrahan, ia mengatakan tidak terbiasa menggunakan Instagram.

"Kaget, karena saya nggak bisa menggunakan IG. Saya kaget ketemu teman, 'Ya kenapa kamu, kenapa kamu?', saya bingung... Nggak tahu... Saya nggak pernah mainan itu, WA (baca: WhatsApp) aja udah alhamdulillah,” lanjut Mulyadi didampingi Kapolsek Pesanggrahan, Seala Syah Alam, serta ada juga Didi (pengemudi Alphard) di sebelah sisi lain Kapolsek.

Sebelum menerima motor baru, Mulyadi juga menyampaikan apresiasi kepada Polsek Pesanggrahan yang telah membantu menangani persoalan tersebut.

"Sebagai... korban... insya Allah alhamdulillah, saya baik-baik saja... cuma... ya, saya mengucapkan terima kasih pada Polsek Pesanggrahan yang telah membantu saya… dari pagi sampai malam ini... Alhamdulillah, saya... sebagai... kepala keluarga mengucapkan terima kasih banyak pada Bu Kapolsek... dan semua anggota... Polsek Pesanggrahan yang telah membantu saya. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ujar Mulyadi di hadapan awak media, dikutip brilio.net dari Instagram @infopetukangan, Rabu (19/8/2026).

Mulyadi dan pengemudi Alphard berdamai

Selain menerima motor baru, Mulyadi juga bertemu dengan Didi, pengemudi Alphard dalam peristiwa tersebut. Pertemuan keduanya difasilitasi Polsek Pesanggrahan sebagai bagian dari penyelesaian persoalan.

Dalam pertemuan itu, Didi menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Mulyadi. Ia juga meminta agar kejadian tersebut tidak menimbulkan dendam.

"Maaf ya, Pak. Maaf banget-banget atas kesalahan saya yang... buat tadi mohon maaf. Pak, tolong jangan dendam ke saya ya, Pak,” kata Didi sambil menyalami Mulyadi. Keduanya duduk di sofa sebuah ruangan.

Didi juga menyatakan kesediaannya bertanggung jawab atas kerusakan motor Mulyadi dan memberikan kebebasan kepada Mulyadi untuk menentukan tempat perbaikannya.

"Kerusakan motor nanti... mau ke bengkel mana atau memang Bapak mau benerin sendiri terserah, saya tanggung jawab, Pak. … saya mohon maaf, mohon maaf banget. Tolong dimaafin,” lanjutnya.

Menurut Didi, kedatangannya ke Polsek juga menjadi bentuk keseriusannya untuk meminta maaf secara langsung kepada Mulyadi.

"Kalau saya nggak niat minta maaf, buat apa saya kemari. Soalnya juga saya kan nggak mau yang namanya lingkungan saya juga kena imbas dari saya,” paparnya.

Ketika ditanya apakah dirinya sudah memaafkan Didi setelah mendapat motor pengganti, Mulyadi menjawab singkat.

"Ikhlas,” kata Mulyadi di hadapan awak media serta Kapolsek Pesanggrahan

Keduanya kemudian berjabat tangan setelah menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan telah menyelesaikan persoalan tersebut.