Brilio.net - Dua penyerang Polres Dharmasraya, Sumatera Barat, menuliskan surat pesan jihad.
Surat tersebut diketahui dari hasil penggeledahan terhadap dua penyerang tersebut setelah ditembak mati polisi seusai penyerangan.
Dalam salah satu tulisan menyebut mereka rela mati demi membela agama dan Allah SWT. Tertera nama Abu Azzalam Al Arkhobiliy di bagian akhir surat itu.
foto: Istimewa
foto: Istimewa
Diberitakan Antara, markas Polres Dharmasraya, Sumbar, ludes setelah dibakar dua orang tidak dikenal pada Minggu (12/11) sekitar pukul 02.30 WIB.
Kapolres Dharmasraya AKBP Rudy Yulianto di Pulau Punjung, Minggu, menyatakan kedua pelaku tersebut ditembak petugas setelah berupaya melakukan penyerangan terhadap polisi.
"Kedua pelaku saat melakukan penyerangan menggunakan perlengkapan yang membahayakan seperti anak panah, sangkur, dan busur," katanya.
Ia menyatakan terkait apa motif pelaku melalui pembakaran dan identitas pelaku masih dalam penyelidikan.
Recommended By Editor
- Traveling ke Jepang jangan lupa pakai BRI Kartu Kredit JCB Platinum, bertabur promo & benefit cashback
- 4 Fakta pelaku teror mengerikan di Manhattan, Amerika Serikat
- Jaga cashflow bulanan kini makin mudah dengan Program Cicilan BRI Kartu Kredit, bunga mulai 0%
- ISIS ancam Piala Dunia 2018 di Rusia, Messi & CR7 masuk incaran
- Ratusan ibu-ibu rayakan HUT RI di Taman Ahmad Yani Medan bareng Mahsuri, yuk intip keseruannya!
- Kisah pilu santri 11 tahun asal pesantren Bogor gabung ISIS
- 5 Fakta serangan teror mengerikan di Barcelona
- Penampakan mobil-mobil tentara ISIS ini bak di film Mad Max: Fury Road



