Jangan cuma dibilas, ini rahasia bersihkan pisau chopper agar tak jadi sarang bakteri dan ulat
Diperbarui 15 Apr 2026, 11:45 WIB
Diterbitkan 16 Apr 2026, 09:00 WIB

Brilio.net - Chopper adalah penyelamat di dapur—dari mencincang halus bawang, menghaluskan bumbu, hingga menggiling daging untuk bakso atau nugget. Namun, karena intensitas pemakaiannya yang tinggi untuk bahan-bahan berlemak, ada satu bagian yang kebersihannya sering kali terabaikan: sela-sela mata pisau chopper.
Setelah dibilas, wadah chopper mungkin terlihat bening dan bersih. Padahal, di balik poros atau celah kecil mata pisau, sering kali terselip sisa makanan yang hampir mustahil dijangkau hanya dengan kucuran air keran.
Bahaya Tersembunyi di Balik Pisau Chopper
Masalah muncul saat sisa daging, lemak, atau bumbu dapur menumpuk di celah tersebut dan mulai membusuk. Inilah biang kerok bau amis yang tetap menempel meski chopper sudah dicuci berkali-kali. Lebih parahnya, penumpukan sisa protein hewani yang lembap bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri, bahkan memicu munculnya ulat kecil.
Membersihkan pisau chopper bukan cuma soal estetika, tapi soal menjaga agar masakan keluarga tetap higienis dan aman dikonsumsi.
Mengapa Bagian Dalam Pisau Chopper Cepat Kotor?
Berbeda dengan blender, pisau chopper biasanya memiliki poros tengah (hub) yang punya rongga lebih luas agar bisa berputar cepat menghancurkan daging. Saat proses menggiling, tekanan mesin justru mendorong cairan daging dan lemak masuk ke dalam rongga pisau tersebut.
Sayangnya, banyak orang hanya mencuci chopper dengan cara mengocok air sabun di dalamnya. Cara ini efektif untuk wadahnya, tapi sama sekali tidak menyentuh sisa kotoran yang terjebak di dalam rongga poros mata pisau.
Cara Membersihkan Mata Pisau Chopper dengan Benar
Agar chopper kamu benar-benar steril, ikuti langkah-langkah praktis berikut ini:
Langkah 1: Lepaskan Mata Pisau Secara Total
Satu kelebihan chopper adalah pisaunya yang mudah dilepas (removable). Jangan biarkan pisau terpasang di wadah saat mencuci. Angkat mata pisau dari poros tengah wadah. Di sinilah kamu akan melihat tumpukan lemak atau sisa daging yang biasanya bersembunyi.
Langkah 2: Sikat Celah Poros Hingga Tuntas
Gunakan sikat kecil atau sikat gigi bekas untuk menyisir bagian dalam lubang poros mata pisau. Fokuslah pada bagian bawah mata pisau dan sela-sela antara besi pisau dengan plastik penyangganya. Jika kotoran sudah mengeras (berkerak), rendam pisau dalam air sabun hangat selama 5 menit agar lemaknya melunak sebelum disikat.
Langkah 3: Rendam dalam Air Panas
Setelah disikat bersih, bilas pisau di bawah air mengalir. Untuk mematikan bakteri dan menghilangkan bau amis daging yang membandel, rendam mata pisau dalam air panas selama 5–10 menit. Setelah itu, pastikan dikeringkan dengan kain bersih atau diangin-anginkan sampai benar-benar kering sebelum disimpan.
Kapan Harus "Deep Cleaning" Mata Pisau Chopper?
Idealnya, frekuensi pembersihan disesuaikan dengan apa yang kamu giling:
- Setiap Habis Menggiling Daging/Ikan: Wajib dibongkar dan disikat langsung. Protein hewani paling cepat membusuk dan menimbulkan ulat.
- Setiap Habis Menggiling Bumbu Berlemak: Seperti kemiri atau kacang-kacangan yang meninggalkan residu minyak.
- Seminggu Sekali: Jika chopper hanya digunakan untuk sayuran atau bumbu ringan seperti bawang putih.
Tips Tambahan Agar Chopper Tetap Higienis
1. Segera Cuci, Jangan Ditumpuk: Semakin lama didiamkan, sisa lemak daging akan mengeras dan semakin sulit dikeluarkan dari celah pisau.
2. Gunakan Baking Soda atau Lemon: Jika bau amis tetap membandel, rendam pisau dalam campuran air hangat dan perasan lemon atau baking soda selama 15 menit.
3. Cek Kondisi Karet Seal: Jika chopper kamu memiliki karet pelindung di tutupnya, lepaskan juga karet tersebut karena sisa bumbu sering terselip di baliknya.
4. Simpan dalam Keadaan Kering: Jangan memasang kembali pisau ke dalam wadah tertutup jika masih basah. Kelembapan adalah undangan terbuka bagi jamur dan bakteri.
FAQ Kebersihan Chopper
1. Apakah aman merendam pisau chopper di air mendidih?
Sebaiknya gunakan air panas (bukan mendidih 100°C terus-menerus) agar komponen plastik pada gagang pisau tidak memuai atau rapuh.
2. Gimana cara tahu pisau sudah bersih?
Gunakan bantuan senter ponsel untuk mengintip ke dalam lubang poros pisau. Jika masih ada noda gelap atau berminyak, artinya masih ada kotoran yang tertinggal.
3. Kenapa chopper saya tetap bau meski sudah disikat?
Coba cek bagian penutup chopper atau area mesin (power pod) bagian bawah. Kadang ada sisa makanan yang terpercik ke sana dan terlupa untuk dilap.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- 5 Rekomendasi blender daging terbaik mulai dari Rp 300 ribuan, awet dan serbaguna
- 7 Blender Miyako plastik terbaik, ringan, awet, dan cocok buat dapur harian harga di bawah Rp400 ribu
- 9 Rekomendasi blender Maspion dan aksesori tambahan dengan container utama dari 1 hingga 1,5 liter
- 5 Blender Philips favorit ibu rumah tangga di bawah Rp700 ribu, mudah dibersihkan dan tahan lama
- 9 Blender murah tapi awet harga di bawah Rp300 ribu, halus dalam hitungan detik tanpa ribet
- 9 Rekomendasi blender terbaik dan serbaguna untuk dapur modern dengan harga di bawah Rp1 juta
- 9 Rekomendasi blender serbaguna dan praktis harga di bawah Rp800.000, cocok untuk kebutuhan harian
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Resep bobor bayam jagung ala nenek di kampung, ternyata ini triknya agar rasa gurih dan nggak pahit
16 / 04 / 2026 13:00 WIB
Resep garang asem jamur yang masaknya gampang, tinggal kukus langsung siap saji
16 / 04 / 2026 11:00 WIB
















