Desa Wisata Kasongan selalu menjadi jujugan para wisatawan untuk mencari pernak-pernik kerajinan gerabah.
Masa pandemi Covid-19 ini menjadi berkah tersendiri bagi para perajin gerabah. Hasil produksi mulai dari wastafel, padasan hingga pot laris diburu masyarakat. Salah satunya dirasakan perajin gerabah, Dicky Bisma Saputra yang produksinya terus meningkat.
Dalam sebulan Bisma mampu memproduksi hingga 3.000 pot. Selain itu, Ia juga dapat menjual potnya sampai 100 pot per hari.
Seperti apa usaha kerajinan gerabah Bisma saat pandemi? Simak video Brilio berikut ini ya.
Recommended By Editor
- Traveling ke Jepang jangan lupa pakai BRI Kartu Kredit JCB Platinum, bertabur promo & benefit cashback
- Istimewanya kerajinan keramik Kasongan, dari yang murah hingga mahal
- Jaga cashflow bulanan kini makin mudah dengan Program Cicilan BRI Kartu Kredit, bunga mulai 0%
- Anto, mulai usaha saat semester 7, kini eksportir andal lantai keramik
- Ratusan ibu-ibu rayakan HUT RI di Taman Ahmad Yani Medan bareng Mahsuri, yuk intip keseruannya!
- Mbah Karyo perajin Kasongan tertua yang eksis sejak zaman Belanda
- Geliat perajin pot gerabah Kasongan mendulang omzet di kala pandemi
- 9 Momen liburan Irish Bella dan Ammar Zoni ke Yogyakarta

