Anas juga menambahkan bahwa rekrutmen ASN merupakan sebuah upaya untuk menyelesaikan penataan tenaga non-ASN atau yang biasa disebut tenaga honorer. Diketahui jumlah tenaga non-ASN sebanyak 2,3 juta dan saat ini dalam proses audit oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Pemerintah secara konsisten memberikan afirmasi, menunjukkan keberpihakan untuk tenaga non-ASN atau honorer dan juga kepada eks THK-II karena mereka telah mengabdi. Maka rekrutmen CPNS 2023 ini sebanyak 80 persen untuk pelamar dari tenaga non-ASN dan 20 persen untuk pelamar umum," sambung Anas.
Lebih lanjut, Anas juga berharap agar proses seleksi CPNS 2023 dapat berjalan lancar hingga akhir.
"Kami menjamin semuanya fair, tidak bisa titip-menitip. Kita berharap ASN bisa melahirkan kinerja berdampak yang dapat dirasakan masyarakat sesuai arahan Presiden Joko Widodo," pungkasnya.
Recommended By Editor
- Traveling ke Jepang jangan lupa pakai BRI Kartu Kredit JCB Platinum, bertabur promo & benefit cashback
- Heboh panitia seleksi CPNS berkostum Squid Game, bikin makin deg-degan
- Jaga cashflow bulanan kini makin mudah dengan Program Cicilan BRI Kartu Kredit, bunga mulai 0%
- Perjuangan pria ikut tes CPNS ini penuh haru, kondisi sepatu disorot
- Ratusan ibu-ibu rayakan HUT RI di Taman Ahmad Yani Medan bareng Mahsuri, yuk intip keseruannya!
- Tangis haru wanita lolos tes CPNS, sempat menyerah & jadwal bermasalah
- Lika-liku cerita peserta ujian CPNS, sepatu dilakban sampai melahirkan
- Momen menyentuh ibu temani sang anak tes seleksi CPNS, bikin terharu

