Brilio.net - Mars memiliki tampak geologi seperti bumi dan bulan, seperti kawah dan lembah, kebanyakan terbentuk karena hujan. Yup, dulu hujan deras pernah terjadi di Mars. Meski pun hingga kini ada bukti keberadaan air di Mars, namu sekarang hujan tidak lagi turun di sana.
Hujan deras di planet Mars berdampak pada kawah dan pla aliran sungai di permukannya sejak miliaran tahun lalu, menurut studi di jurnal Icarus.
Dilansir brilio.net dari nasa.gov, peneliti dari Smithsonian Institution dan John Hopkins University Applied Physics Laboratory menunjukan perubahan di atmosfer Mars membuat hujan semakin deras dan berdampak mirip dengan apa yang ada di permukaan bumi.
Saat Mars terbentuk sekitar 4,5 milyar tahun yang lalu, ia memiliki lebih banyak unsur di atmosfer dengan tekanan yang lebih tinggi dari sekarang, termasuk ukuran hujan dan seberapa deras hujan turun.
Tetesan hujan saat Mars baru terbentuk diyakini sangat kecil, mirip seperti embun sehingga tidak mungkin meninggalkan jejak di planet itu.
Penurunan tekanan di atmoser selama berjuta tahun menyebabkan tetesan air membesar dan hujan menjadi cukup berat untuk mengiris tanah dan membentuk kawah dan lembah.
Recommended By Editor
- Traveling ke Jepang jangan lupa pakai BRI Kartu Kredit JCB Platinum, bertabur promo & benefit cashback
- Ingin pergi ke Mars? Ini lho estimasi biaya yang harus kamu keluarkan
- Jaga cashflow bulanan kini makin mudah dengan Program Cicilan BRI Kartu Kredit, bunga mulai 0%
- Pesawat NASA berhasil menembus cincin Saturnus
- Ratusan ibu-ibu rayakan HUT RI di Taman Ahmad Yani Medan bareng Mahsuri, yuk intip keseruannya!
- Pesawat kargo antariksa pertama China diluncurkan ke luar angkasa
- Asteroid besar akan melintas mendekati Bumi pada 19 April 2017
- Ilmuwan temukan pendukung kehidupan di planet kerdil Ceres

